Selasa, 16 April 2013

PolitikPolitik
PAGARALAM,radarsriwijaya Dalam rangka menyongsong satu tahun Pemilihan Legislatif (PILEG) DPD,DPR RI,DPRD Tahun 2014 serta menuju pemilhan yang Jujur serta adil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Provinsi,Bahkan Kabupatdalam Kota menggelar Jalan santai.
 “Ketua KPU Pagaralam Ubaidillah Zukhri,SSos Melalui Devisi Sosialisasi Emi Deshartika,SPd mengtakan kegiatan ini merupakan kegiatan Nasional yang di lakukan serentak di seluruh Indonesia. KPU kota Pagaralam Menggelar jalan sehat yang mengambil start di lapangan terminal Nendagung dan finish di Alun-Alun Merdeka Kota pagaralam.
   “Kegiatan Jalan sehat ini di lakukan serentak dari KPU RI,KPU provinsi bahakan KPU tingkat Kabupaten dalam Kota”Ujar Dia
    Emi mengatakan,kegiatan ini sesuai dengan surat edaran KPU Pusat  No 1488/KPU/III/2013 tanggal 13 tentang Jalan sehat menuju Pemilu yang jujur dan adil kemudian di teruskan KPU sumsel denagan dasar suarat Nomor 65/.kpu.prov/III/ tanggal 18 tentang Pemberitahuan ke KPU tingkat Daerah
   “Tujuan utamanya adalah untuk menuju Pemilihan legislative yang jujur dan adil pada tahun 2014 kedepan”Ungkapnya

   Kemudian,Kata Emi,Jalan sehat ini di laksanakan serentak  oleh KPU se Indonesia dan yang melibatkan PPK,PPS,Stakeholder KPU instansi pemerintah,bahkan lapisan Masyarakat.terutama Partai Politik (parpol) Pemilu 2014
   Sementara ketua KPU sendiri menambahkan dengan adanya jalan sehat ini kita dapat membaur dengan sesama dari lapisan masyarakat.
   “semoga dengan ini kedepan kita bisa mewujudkan pemilihan umum yang benar-benar jujur dan adil di kota Pagaralam”Ungkapnya
    Walikota Pagaralam Drs.H.Djazuli Kuris,MM melalui Sekretaris Daerah Drs.H.Safrudin,MSi mengatakan mendukung kegiatan KPU dalam menjalankan tahapan tahapan Pemilihan Umum Baik itu Pilkada,Pilgub,Pileg bahkan sampai dengan Pilpres
    “semoga saja pemilihan umum di Kota pagaralam bisa berlangsung dengan kondusif serta berjalan dengan Jujur dan adil sehingga Menjadi Pemilihan umun percontohan di tingkat Nasional”pungkasnya(Evan Oktriadi)

Senin, 15 April 2013

PAGARALAM RDS, Lomba yang diadakan oleh dinas Pendidikan Pemuda dan olah raga beberapa waktu yang lalu, yang bertemakan Pembinaan Minat,Bakat, dan kreativitas tingkat Sekolah Dasar. Nanda Muharam murid Kelas 5 berhasil merai juara 1 dalam bidang seni lukis.
    “Saat dikonfirmasi kepala sekolah Sd Negri 61 Lidarti S,Pd mengatakan memang benar kalau anak murid saya mendapatkan juara 1 dalam kejuaran seni lukis sekota Pagaralam untuk tingkat SD.
    “Saya selaku Kepala Sekolah sangat bangga dengan prestasi yang dirai oleh anak murid saya ini, dan kami dari pihak sekolah pun akan terus membinanya karna akan diikutkan kelomba tingkat Provensi”ungkapnya
    “Harapan saya semoga muurid kami ini nanti bisa mendaptakan juara untuk tingkat provensi agar bisa membawah nama baik sekolah dan khususnya nama baik Kota pagaralam. Dan juga kepada murid-murid yang lain patut untuk mengikuti jejak prestasi Nanda Muharam ini”tegasnya
    “Lain lagi dikatakan oleh Warna S,pd Selaku guru pendamping Nanda muharam saat mengikuti lombah Pembinaan Minat,Bakat, dan Kreativitas Siswa untuk tingkat sd.
    “Saya sangat bersyukur dengan anak didik saya yang mampu mengalahkan murid-murid yang mengikuti lombah Melukis sekota pagaralam ini. Saya juga akan terus mendampinginya pada saat lomba tingkat provensi nantinya”ungkapnya
    “PLT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Saprani melalui Kabid Sekolahan Parlin Mengatakan kalau kami dari Dinas sangat senang ada salah satu murid yang juara satu lombah melukis tingkat SD sekota Pagaralam dan akan diikut sertakan ke lombah tingkat provensi”katanya
    “Kami juga akan selalu memberikan dukungan dan do’a kepada Nanda Muharam apabila nantinya akan diikut sertakan lombah tingkat provensi dan semoga bisa mendapat juarah 1 agar bisa membawah nama baik kota pagaralam khususnya membawah nama baik asekolah”tegasnya (Evan Oktriadi)
Baturaja-Radarsriwijaya
Dana sebesar Rp.51.090.000 ini diduga digelapkan oleh oknum pol
pp yang tidak bertanggung jawab dan hal ini membuat ketidak yamanan didalam bekerja diman dana tersebut yang seharusnya sudah di berikan  teryata sampai sekarang uang tersebut tidak juga diberikan.
   Uang pikEt bulan desember 2012 itu seharusnya sudah diberikan pada bulan januari 2013 tapi nyatanya sudah bulan april uang tersebut tidak ada kabar beritanya sama sekali ini yang membuat saya kecewa kata salah satu anggota pol pp yang namanya tidak mau disebutkan
   Menurut kasat pol pp Agus Salim Melalui Kabid penegak Hukum (BAYU), saat dikonfirmasi koran Radar Sriwijaya Kamis (4/4) membantah kalau dana tersebud dipakai unrtuk keperluan yang lain atau pun digelapkan  dan dia mengatakan  dana pikit untuk Bulan Desember 2012 itu memang ada dan akan dibayarkan pada bulan april 2013 ini.mengenai keharusan pembayaran bulan desember 2012 bayu tidak bisa menjawah dan hanya bisa mengatakan kalau dana tersebut akan di bayarkan pada bulan april sedangkan jumlah anggota pol pp baayu menjelaskan  jumlah tks yang memakai SK Kasat sejumlah 214 orang X Rp. 1.75000 = Rp. 37450.000 sedangkan untuk SK Bupati 48 X Rp. 150.000 = Rp. 7.200.000 dan Untuk PNS 46 Orang X  Rp. 140.000 = Rp. 6.440000 masih kata bayu  secara sistimatis  pembayaran tersebut tidak ada yang dirugikan.(Mis).
Prabumulih, RDS Dalam rangka Ujian Nasional (UN) yang di hadapi oleh seluruh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajad Se-Indonesia, Pemerintah Kota Prabumulih yang diwakili oleh Plt. Sekda H. Achmad Sobri, SH bersama Kepala Dinas Pendidikan H.M. Rasyid, S.Ag, MM, Kepala Inspektorat  Jauhar Fahri, SE, Ak, Kepala Dinas Perhubungan Kominfo T. Kosim Cik Ming, S.IP melakukan pemantauan Ujian Nasional (UN) pada hari pertama Senin, 15 April 2013 mulai start dari kantor Pemerintah Kota Prabumulih Menuju SMAN 7, SMKN 2, SMAN 2, SMK YPP, SMA YB, dan terakhir di SMAN 1.Hasil wawancara koran ini dengan Plt. Sekda
Kota Prabumulih H. Achmad Sobri, SH di dampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih H.M. Rasyid, S.Ag, MM menjelaskan bahwa siswa SMA sederajad  di Kota Prabumulih yang ikut Ujian Nasional (UN) 100 % Kita semua berharap agar seluruh siswa yang ikut Ujian Nasional di Kota Prabumulih akan mendapatkan hasil yang memuaskan dan lulus 100 %. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan H.M.Rasyid, S.Ag, MM menambahkan untuk pengawa
san Ujian Nasional telah di berikan rambu-rambu Baik dari Pemerintah Kota Prabumulih, Dinas Pendidikan serta Unsri telah melakukan sosialisasi dan mengikuti prosedur juklak, juknis yang diarahkan oleh Unsri sebagai panitia pelaksana.
Masih Menurut Rasyid memang terdapat 1 orang siswa di SMA YB yang sedang bermasalah dengan pihak kepolisian namun hasil musyawarah dari pihak Kepolisian, Kepala Sekolah serta orang tua siswa akhirnya siswa yang bersangkutan di perbolehkan untuk mengikuti Ujian Nasional di sekolah dengan dikawal oleh pihak kepolisian dan Rutan, kami berharap Ujian Nasional ini berjalan tertib, aman dan lancar. (Umar/Adv)
@  MUZAKIR SAISOHAR,AKAN TERUS MELAKUKAN PEMBANGUNAN DI KABUPATEN MUARA ENIM @
Menkokesra bersama Gubernur Sumsel
Muara Enim,Radar Sriwijaya
Menkokesra, Menkes RI dan Gubernur Sumsel
       Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) RI Agung Laksono dan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nafsia Mboi resmikan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HM Rabain Muara Enim tahap kedua dan peletakan batu pertama pembangunan penambahan gedung rawat inap kelas III RSUD HM Rabain Muara Enim, hadiri juga  Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin dan Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar dan Shinta Paramitha Muzakir.
Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar memaparkan gedung yang baru diresmikan ini memiliki kapasitas 87 tempat tidur,yang terdiri dari ruang Paviliun VVIP berjumlah 34 tempat tidur,Ruang Rawat Inap kelas I berjumlah 6 tempat tidur,ruang rawat inap kelas II dengan jumlah tempat tidur sebanyak 19 dan 18 tempat tidur rawat inap kelas III serta dilengkapi sarana pendukung gedung serba guna, instalasi pengolahan air limbah, dan rumah dinas dokter
Sedangkan gedung kelas III yang baru diletakan batu pertama oleh dua menteri dan gubernur sumsel, direncanakan berkapasitas sebanyak 150 tempat tidur yang juga di lengkapi ruang operasi,UGD,Poliklinik,gudang logistik serta rumah singgah tempat tunggu keluarga pasien. Pembangunan
gedung khusus Rawat Inap kelas III ini dibutuhkan dana sebanyak Rp 44,9 Milyar, sedangkan untuk sarana penunjangnya berupa Alat kesehatan serta Meubelair di butuhkan dana sekitar Rp 30 Milyar.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengungkapkan, pada 2014 Pemprov Sumsel akan membangun sebanyak 10 unit rumah sakit Pratama. Dari jumlah tersebut sebanyak dua unit akan di bangun di Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), satu unit di Kabupaten Muara Enim dan sisanya di sejumlah Kabupaten/Kota lainnya.
Muzakir Sai Sohar
Selanjutnya, pada 2015 dibangun kembali sebanyak 20 unit, 2016 sebanyak 30 unit hingga 2017 total rumah sakit Pratama mencapai  270 unit yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota. Seiring dengan itu, pada 2014 Pemerintah Pusat juga akan meluncurkan program jaminan kesehatan secara nasional.Dengan adanya program jaminan kesehatan nasional maka dana kesehatan gratis Provinsi Sumsel akan dialihkan untuk peningkatan pelayanan di bidang serupa,katanya
Dilanjutkan Menkes RI, Nafsiah Mboi, dirinya menyambut baik program Alex Noerdin yang meluncurkan pembangunan rumah sakit Pratama, mengingat masyarakat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang tersebar di sejumlah daerah.
Dikatakannya, rumah sakit adalah salah satu sarana paling penting dalam upaya pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saat ini, perbandingan alokasi dengan jumlah permintaan pembangunan sarana kesehatan, seperti rumah sakit dari daerah ke pusat adalah 1 : 10. Untuk itu, dalam proses pemenuhannya, pemerintah pusat harus mendahulukan yang prioritas.
Sebagai gambaran, pemerintah akan lebih memilih mengutamakan pembangunan rumah sakit yang kecil-kecil (rumah sakit Pratama) namun tersebar, dibandingkan dengan rumah sakit yang besar namun terpusat di satu wilayah perkotaan saja. Sebab, dengan biaya sebesar Rp. 15 Miliar, pemerintah telah dapat membangun rumah sakit Pratama untuk 50.000 penduduk dengan 50 tempat tidur serta lengkap dengan fasilitas kesehatannya. Dan, keberadaan rumah sakit Pratama ini, tentunya akan lebih dekat dengan rakyat. Sedangkan, pembangunan sebuah rumah sakit besar, tentunya membutuhkan dana puluhan Miliar.
Dijelaskannya, pembangunan RSUD HM Rabain Kabupaten Muara Enim yang memakan biayanya i Rp.80 Miliar. Artinya, dengan dana tersebut setidaknya bisa membangun sekitar lima unit rumah sakit Pratama. Namun demikian, kata Menkes, penambahan gedung rawat inap kelas III RSUD HM Rabain Muara Enim juga tak kalah baiknya. Sebab, dengan   adanya penambahan ini, maka pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dapat lebih dioptimalkan.Pemerintah pusat telah mengalokasikan sedikitnya Rp.136 Miliar setahun anggaran kesehatan untuk Provinsi Sumsel. Jumlah ini, termasuk TP dan Dekon, di luar dari anggaran Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Persalinan (Jampersal),”ungkapnya.
Menko Kesra, Agung Laksono menambahkan, peningkatan layanan kesehatan adalah salah satu faktor utama dalam upaya pencapaian kesejateraan sosial. Salah satunya adalah, melalui keberhasilan program KB. Sebab, program KB adalah salah satu langkah konkrit untuk menekan laju penambahan penduduk.Pengendalian populasi adalah faktor yang paling penting. Karena, betapa hebatnya pertumbuhan ekonomi, namun jika laju pertumbuhan tidak terkendali maka akan menjadi beban dalam upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi suatu negara,katanya
Saat ini, lanjut Agung, angka laju pertumbuhan pertumbuhan penduduk sebesar 1,49 %. Dengan tingkat  kesuburan 2,6 % dari yang ditargetkan sekitar 1, %.  Artinya, tingkat kesuburan ini sudah melebihi target.  Hal ini, dapat dimaklumi karena saat ini, jumlah penyuluh KB hanya sebanyak 15.000 orang dari sebelumnya mencapai 30.000 orang Terkait hal ini, kami sudah mengajukan ke presiden, untuk penambahan tenaga penyuluh demi keberhasilan program KB," pungkasnya.(ADV 1/2 halaman)

Minggu, 14 April 2013


* Realisasikan Pembagian Dana Kompensasi Kebisingan Tahap 1 Radius.  0 – 500 Meter
Prabumulih, RDS
Akibat dari Blow Out Sumur Migas TLJ 25 INF baru baru ini membuat Presiden Direktur Pertamina EP Syamsu Alam didampingi Direktur Operasi Satoto Agustono pada Minggu (07/04) sore datang ke Prabumulih kunjungan ini sebagai wujud komitmen Pimpinan tertinggi di perusahaan ini, sekaligus memberikan dukungan moril kepada Tim penanggulangan keadaaan darurat yang sedang berjuang untuk dapat mengendalikan kick gas dari sumur TLJ 25 INF
Syamsu Alam memberikan semangat kepada Tim Penanggulangan sumur TLJ 25 INF agar dapat mengendalikan kick supaya tetap terjaga tekanan gas yang keluar dari sumur, Kami para BOD memberikan perhatian khusus untuk penanganan kick TLJ 25 INF
Hasil konfirmasi koran ini dengan Legal dan Relation PT. Pertamina EP Asset 2 Field Prabumulih Agustinus didampingi oleh Asisten Manager Pertamina EP Asset 2 Field Prabumulih Echman dan Staff Asset 2 Government dan Public Relation Pertamina EP Ely Chandra Peranginangin menjelaskan Langkah-langkah yang dilakukan oleh Tim penanggulangan yaitu dengan melakukan injeksi lumpur berat dengan SG 1,9 dan volume sebanyak 1000 barel sekaligus disiapkan upaya perporasi untuk mengurangi tekanan gas melalui sumur TLJ 157 yang berada tidak jauh dari sumur TLJ 25 INF
Masih menurut Agustinus Sebagai wujud komitmen PT. Pertamina  EP juga merealisasikan pembagian dana Kompensasi Kebisingan pada radius 0 – 500 Meter tahap  1 dengan jumlah 1.615 jiwa dimana perorang mendapat kompensasi sebesar Rp. 250.000,- pembagian ini melalui Bank Mandiri mulai Kamis, 11 April 2013 bertempat di komplek Pertamina EP Kota Prabumulih yang tentunya dalam pendataan warga melibatkan pihak-pihak terkait seperti Pemerintah Kota Prabumulih, Polres serta Kejaksaan
Sementara itu kondisi warga dalam penampungan terpantau dalam keadaan sehat, PT. Pertamina EP Asset 2 Field Prabumulih telah menyiapkan tenaga medis yang stanby 24 jam diposko-posko warga, guna menjaga psikologis warga selama dalam penampungan diadakan kegiatan bersipat tausiyah agama, layar tancap, lomba serta bimbingan belajar untuk anak anak. Umar

BANYUASIN, Ir Amiruddin Inoed selaku Bupati Banyuasin telah meresmikan pemancangan tiang jembatan di desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur. “Jembatan yang dibangun dengan panjang kurang lebih 570 meter ini, merupakan akses penghubung antara Kabupaten Banyuasin dengan Kabupaten Muara Enim,”kata Amiruddin Inoed, dalam acara peresmian pemancangan tiang jembatan didesa tebing Abang kecamatan Rantau Bayur kamis (11/4). Dikatakannya bahwa harapan dibangunnya jembatan itu sudah cukup lama namun baru saat ini terlaksana “Harapan membangun jembatan ini sudah cukup lama, dan baru di tahun 2013 ini dapat terlaksana”ungkapnya Masih dikatakan Amiruddin, kalau pembangunan jembatan itu ditargetkan selesai dalam tiga tahun “Kita usahakan pembangunan ini selesai tiga tahun. Selama tiga tahun kedepan kita akan mengagarkan 50 miliar dari dana APBD, sementara sisanya kita akan minta bantuan dari Kementrian dan Gubernur. “ ujarnya Diteranglannya bahwa pembangunan jembatan dengan anggaran 150 M itu tentu tidak cukup, Oleh sebab itu pihaknya meminta bantuan pusat dan Gubernur Sumsel. “Kan, kalau jembatan ini selesai yang menikmati pasti rakyat, karena pasti perekonomian juga akan meningkat seperti harga tanah di daerah sekitar jembatan akan tinggi, toko dan ruko pasti akan banyak bermunculan,”bebernya. Sementara itu, Kepala Dinas PUBM Kabupaten Banyuasin Ir Syarial mengatakan, untuk pembangunan jembatan ini sendiri kita mengestimasikan anggarannya sekitar 167 miliar. “Untuk pembangunan jembatan ini sendiri kita mengestimasikan anggaran sebesar Rp 167 miliar, dengan panjang 570 meter ruang bebas vertikal 13 meter, dan luas horizontal 50 meter. Kenapa kita mengatakan mengestimasikan? Karena kita tidak tahu biaya kedepan bahan-bahan seperti besi, semen dan lain-lain akan naik ataukah menurun,”kata Syarial. Syarial menambahkan. Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu alternatif penghubung antara Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Muara Enim. “Jembatan ini sendiri merupakan jalan alternatif supaya terhidar macet di Kecamatan Talang Kelapa sampai ke KM 12. Jadi mereka yang hendak melintasi lintas timur tidak perlu ikut terkena macet lagi, mereka nanti bisa lewat jembatan di Rantau Bayur ini untuk ke lampung dan sekitarnya,”tungkasnya(bambg)
Diberdayakan oleh Blogger.

Umum

More on this category »

Nusantara

More on this category »