Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 April 2013


PAGARALAM,RDS,-
Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sepekan terakhir melonjak drastis di bandingkan hari-hari biasanya.tak pelak,Dengan kondisi yang ada,membuat petugas layanan SKCK ataupun sidik jari di Mapolres Pagaralam sedikit kewalahan.
 Melonjaknya pembuatan SKCK ini,di picu adanya persiapan dari masyarakat ataupun sejumlah kader dari partai politik (Parpol) yang ada di kota Pagaralam untuk mendaftarkan  atau mencalonkan diri sebagai wakil rakyat dalam pesta pemilihan legislatif (Pileg) baik tingkat kota atau provinsi di 2014 mendatang.
 Kapolres AKBP Abi Darrin di dampingi Kasat Intel AKP Ridi Asman melalui Kanit Ident Brigpol Agung Sudjarwo dan Baur SKCK Brigpol Johan mengatakan,Sudah hampir sepekan ini pembuatan SKCK melonjak.
" Setidaknya 50 berkas Dokumen SKCK kita terbitkan setiap hari sepakan terakhir"ungkapnya
Ia mengatakan,Untuk melayani pemohon,kita juga menambah dua petugas pelayanan mulai dari pemberkasan,Sidik jari dan Legalizier
Seperti diakui wawan  salah seorang Pemohon SKCK saat di bincangi mengaku,pembuatan dokumen kelakuan baik atau catatan kepolisian ini merupakan syarat wajib untuk melengkapi berkas pencalonan dari parpol untuk maju pencalonan legislatif nanti.
"sudah kita ajukan,saat ini masih dalam proses pembuatan,tinggal menunggu dukumenya selesai" ungkapnya
sambungnya lagi,sebab parpol menengat pada tanggal 15 April nanti.Sementara Pembuaan SKCK di Mapolres Pagaralam tidak hanya dari Kalangan pria,ada juga dari kalangan Wanita seperti halnya Heni,Wanita yang Masih tergolong muda ini cukup antusias mencalonkan diri untuk Bursa Pencalonan legislative di Dewan Pewakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Pagaralam .
“Pembuatandokumen ini harus di sertai dangan surat tembusan dari Plsek tempat tinggal,beserta pas Fhoto dan satu hari selesai”Ungkapnya (Evan Oktriadi)
PolitikPolitik
PAGARALAM,radarsriwijaya Dalam rangka menyongsong satu tahun Pemilihan Legislatif (PILEG) DPD,DPR RI,DPRD Tahun 2014 serta menuju pemilhan yang Jujur serta adil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Provinsi,Bahkan Kabupatdalam Kota menggelar Jalan santai.
 “Ketua KPU Pagaralam Ubaidillah Zukhri,SSos Melalui Devisi Sosialisasi Emi Deshartika,SPd mengtakan kegiatan ini merupakan kegiatan Nasional yang di lakukan serentak di seluruh Indonesia. KPU kota Pagaralam Menggelar jalan sehat yang mengambil start di lapangan terminal Nendagung dan finish di Alun-Alun Merdeka Kota pagaralam.
   “Kegiatan Jalan sehat ini di lakukan serentak dari KPU RI,KPU provinsi bahakan KPU tingkat Kabupaten dalam Kota”Ujar Dia
    Emi mengatakan,kegiatan ini sesuai dengan surat edaran KPU Pusat  No 1488/KPU/III/2013 tanggal 13 tentang Jalan sehat menuju Pemilu yang jujur dan adil kemudian di teruskan KPU sumsel denagan dasar suarat Nomor 65/.kpu.prov/III/ tanggal 18 tentang Pemberitahuan ke KPU tingkat Daerah
   “Tujuan utamanya adalah untuk menuju Pemilihan legislative yang jujur dan adil pada tahun 2014 kedepan”Ungkapnya

   Kemudian,Kata Emi,Jalan sehat ini di laksanakan serentak  oleh KPU se Indonesia dan yang melibatkan PPK,PPS,Stakeholder KPU instansi pemerintah,bahkan lapisan Masyarakat.terutama Partai Politik (parpol) Pemilu 2014
   Sementara ketua KPU sendiri menambahkan dengan adanya jalan sehat ini kita dapat membaur dengan sesama dari lapisan masyarakat.
   “semoga dengan ini kedepan kita bisa mewujudkan pemilihan umum yang benar-benar jujur dan adil di kota Pagaralam”Ungkapnya
    Walikota Pagaralam Drs.H.Djazuli Kuris,MM melalui Sekretaris Daerah Drs.H.Safrudin,MSi mengatakan mendukung kegiatan KPU dalam menjalankan tahapan tahapan Pemilihan Umum Baik itu Pilkada,Pilgub,Pileg bahkan sampai dengan Pilpres
    “semoga saja pemilihan umum di Kota pagaralam bisa berlangsung dengan kondusif serta berjalan dengan Jujur dan adil sehingga Menjadi Pemilihan umun percontohan di tingkat Nasional”pungkasnya(Evan Oktriadi)

Selasa, 26 Februari 2013


February 18, 2013   DAERAH, HEADLINE  

AMBON, Beritarakyatnews.com - Berkas dukungan dua pasangan Cagub independen dikembalikan setelah rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Maluku yang berlangsung, Senin (18/02) pukul 16.00 sore.

Dua pasangan ini tidak memenuhi syarat dukungan, namun begitu mereka masih tetap diberi kesempatan untuk memperbaiki kembali atau menambah jumlah dukungan.
Ketua KPU Provinsi Maluku, Idrus Tatuhey kepada wartawan mengatakan terjadi pengurangan jumlah dukungan pasangan cagub independen yang sangat signifikan di 9 kabupaten/kota dari jumlah yang dimasukan oleh pasangan bakal calon Jacky Noya-Adam Latuconsina dan Melianus 
Wairisal-Abdul Karim Tuanaya.

Hasil rekapitulasi terhadap berkas dukungan perseorangan Jacky Noya –Adam Latuconsina yang diajukan adalah 221. 791. Sementara yang memenuhi syarat (MS) hanya sebanyak 3.770 orang dan tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 218.021 orang. “Jadi ini adalah suatu angka yang sangat minim,” ujar Tatuhey.

Namun kata Tatuhey, jumlah dukungan pada 8 kabupaten/kota kepada pasangan Wairisal dan Tuanya yang dapat memenuhi syarat adalah 1.246 orang. Jumlah seluruh dukungan yang diberikan seluruhnya adalah 153.975 orang. Yang tidak memenuhi syarat sebanyak 152.729 sementara yang memenhiu syarat hanyalah 1.246 orang.

Tatuhey juga menjelaskan, bahwa balon gubernur dan wakil gubernur jalur independen dapat mendaftar sebelum tanggal penutupan pada 25 Februari mendatang jika sudah mendapatkan dukungan dari masyarakat 2 kali lipat dari jumlah kesalahan sebelumnya.

Pasangan Wairisal dan Taunaya harus memasukan dukungan 2 kali (121.307 – 1.246) orang pada masa perbaikan untuk diverifikasi ulang sebelum mendaftar. Begitu juga dengan pasangan Jacky Noya –Adam Latuconsina harus menambah dukungan 2 kali (121.307 – 3.770) dan dimasukan pada perbaikan untuk diverifikasi ulang. (Joey)



JAKARTA, Beritarakyatnews.com Setelah ditetapkannya Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus Hambalang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 22 Februari lalu, banyak pihak berkeyakinan Anas akan membongkar semua kejelekan yang ada di tubuh Demokrat dan keterlibatan petinggi Demokrat dalam berbagai kasus.

“Anas pasti akan membuka semua lembaran busuk yang ada di tubuh Demokrat, seperti dinyatakannya dalam jumpa persnya, Jum’at (22/02) lalu,” kata pengamat politik, Efendi Gazali kepada wartawan, Senin (25/02).

Anas, kata Effendi, seharusnya dapat membuka semua, siapa saja petinggi Demokrat yang ikut terlibat dalam kasus Hambalang dan mungkin keterlibatan pada kasus-kasus lain.
Karena menurut Effendi, bukan tidak mungkin sebagai partai penguasa yang paling tidak ikut terlibat dalam mengambil sebuah keputusan di negeri ini untuk banyak hal. (fgp)

Diberdayakan oleh Blogger.

Umum

More on this category »

Nusantara

More on this category »